KARO, SUMUTBERITA.com – Peristiwa kebakaran merenggut nyawa seorang ibu muda di Jalan Trimurti, Lingkungan 5, Kel. Tambak Lau Mulgap 1, Kec. Berastagi, Kab. Karo, tepatnya di belakang bengkel Aneka Motor Berastagi, Minggu (23/3/2025) sekira pukul 07.00 WIB pagi.
Informasi yang dihimpun dari Kapolsekta Berastagi, AKP Henry DB Tobing melalui Kanit Reskrim AKP Master Gun Surbakti menyebut, korban meninggal dunia merupakan seorang ibu muda atas nama Intan Br Sinaga (19).
Peristiwa itu berawal sekira pukul 06.45 WIB pagi. Intan saat itu berada di dalam kamar rumah bersama suaminya, Lamsia Sagala (27). Setahu bagaimana, Intan tiba-tiba dijatuhi kabel listrik dari atas kamarnya. Ia seketika tersetrum listrik yang berasal dari kabel tersebut.
“Dari keterangan suami korban, kabel listrik itu tiba-tiba jatuh dari atas kamar mengenai istrinya dan langsung tersetrum. Suami korban berupaya menolong namun gagal,” ujar Master Gun.
Naas, kabel listrik tersebut juga mengenai BBM jenis Pertalite yang ada di dalam kamar itu sehingga langsung menimbulkan api. Hanya beberapa saat, api langsung membesar dan membakar tempat tinggal korban. Insiden itu sontak membuat panik suami korban.
“Suami korban saat itu berteriak minta tolong. Warga setempat langsung datang membantu. Suami korban menyebut sehari-hari istrinya memang berjualan Pertalite eceran di samping bengkel Aneka Motor, tempatnya bekerja,” tutur Master Gun.
Atas kejadian itu, kata dia, tiga unit Pemadam Kebakaran Berastagi langsung datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman api. Dibantu petugas Polsekta Berastagi dan warga setempat, api akhirnya dapat dipadamkan sekira pukul 07.40 WIB.
“Korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSU Kabanjahe. Kerugian materil diperkirakan sekitar kurang lebih 20 juta rupiah,” terangnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo, Gelora Fajar Purba melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Teguh Karya Purba mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut sekira pukul 07.13 WIB.
“Satu unit damkar terdekat di Berastagi tiba di lokasi sekira pukul 07.15 WIB disusul dua unit damkar dan satu unit suport tangki air dari pos Kabanjahe. Dengan kesigapan personel damkar dibantu masyarakat setempat, kobaran api dapat dipadamkan,” kata Teguh.
PENULIS: RED