KARO, SUMUTBERITA.com – Objek Wisata Alam Air Terjun Sikulikap di Desa Doulu Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara tingkatkan fasilitas dan siap menyambut wisatawan pada libur Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 H. Banyak spot foto yang instagramable.
Manager Operasional Objek Wisata Alam Air Terjun Sikulikap, Ayu Erika Purba kepada wartawan, Minggu (30/3/2025) menjelaskan, beberapa persiapan yang dilakukan jelang musim Lebaran kali ini di antaranya, penambahan area parkir, pelebaran akses jalan, penambahan pondok serta peningkatan fasilitas dan sarana-prasarana penunjang wisata lainnya.
“Akses jalan utama mulai pintu rimba Sikulikap sudah diperlebar memakai bahan paving blok, kendaraan roda 4 sudah bisa berpapasan melintas di jalan ini. Untuk lebih meningkatkan kenyamanan pengunjung, juga sudah kita tambah area lahan parkir baru tepatnya di sekitar cafe dan coffee shop el-sierra,” ujar Ayu.
Tempat wisata berhawa sejuk yang berada tepat dibawah daerah penatapan bakaran jagung Doulu ini, lanjut Ayu, juga siap memanjakan tamu dengan sejumlah spot foto instagramable yang terus dipugar dan dirawat sedemikian rupa dengan menjaga nilai-nilai estetika.
Spot foto diantaranya, Pintu Rimba Sikulikap, Patung Huruf Sikulikap, Pintu Masuk Sikulikap, Rumah Pohon, Panorama Sikulikap, Jembatan Cinta, Tikungan Air Terjun, Taman Air Terjun dan Air Terjun Sikulikap yang paling laris dan diminati pengunjung.
Untuk sampai ke air terjun, pengunjung perlu trekking selama 15 menit. Infrastruktur jalan juga sudah diperbaiki dan cocok untuk semua usia. Disepanjang jalan, pengunjung dapat menikmati kicauan burung dan melihat ragam kupu-kupu yang cantik dan langka.
Sesampainya di lokasi air terjun, wisatawan dapat menikmati riam air dengan ketinggian 30 meter yang deras dan jernih. Pepohonan yang rindang dan lebat juga menambah keasrian disekitar hingga membuat betah berlama-lama di tempat itu.
Objek wisata alam berjarak sekitar 53,7 kilometer dari Kota Medan ini, juga menawarkan sensasi berkemah yang seru dengan teman dan keluarga. Area camping ground cukup luas ditambah di lokasi juga sudah tersedia penyewaan peralatan camping dan perlengkapan outdoor lainnya.
“Dengan biaya 60 ribu rupiah per mobil (maximal 6 orang/mobil) sudah dapat fasilitas tiket masuk, free parkir, toilet, musholla, spotfoto dan fasilitas pondok. Untuk roda dua 30 ribu rupiah, pejalan kaki 10 ribu rupiah per orang sedangkan untuk registrasi camping 15 ribu rupiah per orang,” pungkas Ayu.
PENULIS: RED